Selasa, 29 Maret 2011

VLC Player 1.1.6 The Newest

Salah satu alternatif media player yang terbaik. Bisa memutar file yang berformat mkv, avi, mpeg, atau yang lain.
Download VLC 1.1.6 Di Sini

Selamat mencoba...

Jumat, 25 Maret 2011

Allah Memberi Kekayaan dengan Adil

Kategori Tafsir, Tazkiyatun Nufus, Ibnu Qayyim Al Jauziyah

Allah Ta’ala berfirman,


وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِ وَلَكِنْ يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَا يَشَاءُ إِنَّهُ بِعِبَادِهِ خَبِيرٌ بَصِيرٌ

 “Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.”(QS. Asy Syuraa: 27)

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan,“Seandainya Allah memberi hamba tersebut rizki lebih dari yang mereka butuh , tentu mereka akan melampaui batas, berlaku kurang ajar satu dan lainnya, serta akan bertingkah sombong.”

Selanjutnya Ibnu Katsir menjelaskan, “Akan tetapi Allah memberi rizki pada mereka sesuai dengan pilihan-Nya dan Allah selalu melihat manakah yang maslahat untuk mereka. Allah tentu yang lebih mengetahui manakah yang terbaik untuk mereka. Allah-lah yang memberikan kekayaan bagi mereka yang Dia nilai pantas menerimanya. Dan Allah-lah yang memberikan kefakiran bagi mereka yang Dia nilai pantas menerimanya.”

Dalam sebuah hadits disebutkan,
إن من عبادى من لا يصلح إيمانه إلا بالغنى ولو أفقرته لكفر، وإن من عبادى من لا يصلح إيمانه إلا الفقر ولو أغنيته لكفر
“Sesungguhnya di antara hamba-Ku, keimanan barulah menjadi baik jika Allah memberikan kekayaan padanya. Seandainya Allah membuat ia miskin, tentu ia akan kufur. Dan di antara hamba-Ku, keimanan barulah baik jika Allah memberikan kemiskinan padanya. Seandainya Allah membuat ia kaya, tentu ia akan kufur”.
Hadits ini dinilai dho’if(lemah), namun maknanya adalah shahih karena memiliki dasarshahih dari surat Asy Syuraa ayat 27.

Ada yang Diberi Kekayaan, Namun Bukan Karena Kemuliaan Mereka

Boleh jadi Allah memberikan kekayaan dalam rangka istidroj, yaitu agar semakin membuat seseorang terlena dalam maksiat dan kekufuran. Artinya disebabkan maksiat atau kesyirikan yang ia perbuat, Allah beri ia kekayaan, akhirnya ia pun semakin larut dalam kekayaan tersebut dan membuat ia semakin kufur pada Allah. Ia memang pantas diberi kekayaan, namun karena ia adalah orang yang durhaka. Kekayaan ini diberikan hanya untuk membuat ia semakin terlena dan bukan karena dirinya mulia.

Jadi pemberian kekayaan bukanlah menunjukkan kemuliaan seseorang, namun boleh jadi adalah sebagai istidroj (yaitu untuk semakin menjerumuskannya dalam maksiat). Sebagaimana dapat kita lihat dalam kisah musyrikin Mekkah dalam surat Al Qolam. Allah subhanahu wa ta’ala mengisahkan,
إِنَّا بَلَوْنَاهُمْ كَمَا بَلَوْنَا أَصْحَابَ الْجَنَّةِ إِذْ أَقْسَمُوا لَيَصْرِمُنَّهَا مُصْبِحِينَ (17) وَلَا يَسْتَثْنُونَ (18) فَطَافَ عَلَيْهَا طَائِفٌ مِنْ رَبِّكَ وَهُمْ نَائِمُونَ (19)
“Sesungguhnya Kami telah mencobai mereka (musyrikin Mekah) sebagaimana Kami telah mencobai pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akanmemetik (hasil)nya di pagi hari.dan mereka tidak menyisihkan (hak fakir miskin),lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.” (QS. Al Qolam: 17-19), silakan lihat sampai akhir kisah dalam surat tersebut.

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di menjelaskan,

“Orang-orang yang berdusta ini diuji dengan kebaikan dan harta yang melimpah untuk mereka. Mereka diberikan harta yang begitu banyak, juga diberikan keturunan, umur yang panjang, dan semacamnya yang sesuai dengan kemauan mereka. Dan pemberian ini bukanlah diberikan karena kemuliaan mereka di sisi Allah. Akan tetapi ini adalah istidroj (untuk membuat mereka semakin terlena dalam kekufuran) tanpa mereka sadari.”

Kesimpulan

Allah memberi kekayaan sesuai dengan keadilan Allah, Dan ia pun tahu kondisi terbaik untuk seorang hamba. Namun perlu diketahui, seseorang diberi kekayaan ada dua kemungkinan:

Pertama: Itulah yang Allah takdirkan karena itulah yang pantas untuknya. Jika diberi kefakiran, malah ia akan kufur pada Allah.

Kedua: Boleh jadi juga karena istidroj yaitu membuat seorang hamba semakin terlena dalam maksiat dan kekufuran. Karena Allah berfirman,
 
فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ

“Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), maka Allah terus akan memalingkan hati mereka.” (QS. Ash Shof: 5).

Kita harusnya mewaspadai kemungkinan yang kedua ini. Jangan-jangan kekayaan yang Allah beri malah dalam rangka membuat kita semakin larut dalam maksit, syirik dan kekufuran.

Sehingga jika sudah kita mengerti hal ini, maka kita mesti iri pada orang yang memiliki kekayaan lebih dari kita. Itu memang pantas untuknya, mengapa kita mesti iri?! Begitu pula dari penjelasan ini seharusnya semakin membuat kita bersyukur pada Allah atas nikmat harta yang Allah beri. Mensyukurinya adalah dengan memanfaatkannya dalam kebaikan.

Semoga Allah beri taufik. Sungguh terasa nikmat jika kita dapat terus mengkaji Al Qur’an walaupun sesaat.


          Written by Muhammad Abduh Tuasikal at www.muslim.or.id

Kamis, 24 Maret 2011

KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia) Offline v1.1


KBBI versi 1.1 ini merupakan versi offline dari KBBI Daring ( edisi III) yang ada di Pusat Bahasa http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/. Dibanding versi online Kamus ini mempunyai beberapa keunggulan, dan selain itu Kamus ini Gratis (freeware) dan bebas disebarluaskan dengan syarat tidak mengubah software.

KBBI v1.1 ini bersifat portable sehingga tinggal download dan jalankan, tanpa perlu install.


KBBI ini tidak ada petunjuk penggunaan atau file bantuan, karena penggunaannya sangat mudah, tinggal memasukkan kata yang akan dicari dan tekan enter atau klik tombol cari, maka akan ditampilkan arti kata yang dimaksud jika ada.
 
Arti yang ditampilkan sudah di format sedemikian rupa agar memudahkan pengguna membaca dan mencari definisi kata yang dimaksud. Dua kolom sebelah kiri merupakan hasil kata pencarian, dengan penjelasan :
  • Kolom atas merupakan daftar kata yang merupakan kata dasar
  • Kolom kedua merupakan hasil pencarian, tetapi tidak didapatkan pada kata dasar tetapi pada kata turunan atau majemuk ( di istilahkan dengan sub lema kalau tidak salah)
Bagian Kanan merupakan definisi kata yang ditampilkan dengan warna yang memberikan arti sebagai berikut :
  • Warna merah dengan latar kuning adalah lema (kata dasar)
  • Warna merah dengan nomor adalah banyaknya arti aatu definisi kata
  • warna merah saja tanpa latar merupakan sub lema atau kata turunan
  • warna biru adalah jenis kata atau termasuk dalam istilah apa
  • warna hitam adalah arti aau definisi kata
  • warna hijau adalah contoh penggunaan kata dalam kalimat
  • warna ungu adalah contoh dalam peribahasa
  • Warna hitam dengan background hijau merupakan hasil pencarian yang terdapat pada sub-lema atau kata turunan 

Download KBBI v1.1 Di Sini


Semoga bermanfaat.....

                                                           taken from ebsoft.web.id


IDM v6.04.2 The Latest

Ini dia IDM yang terbaru versi 6.04.2. Pada dasarnya tidak jauh beda dengan versi yang lama tapi tetap sama-sama mantab untuk download.





Selamat mencoba..
 
 
Design Downloaded from Free Blogger Templates | Free Website Templates